Rabu, 16 September 2015

Motivasi hari ini

 Semua orang pasti pernah merasakan emosi dikala mereka merasa terpojokkan dan tak dihargai. atau bahkan memang batas kesabaran mereka sudah mencapai puncaknya? itu lah hal umum yang sering sekali ku jumpai bahkan ku alami sendiri. mulai dari hal sepele hingga hal-hal yang besar nan serius,yang mampu meluluh lantakkan hati. Aku hanya orang biasa yang tentunya memilikki sifat temperamental di saat sudah membabi buta. Bahkan,aku pun pernah mengandalkan ototku demi kepuasan sesaat. menurutku secara pribadi,marah dengan mengandalkan otot mampu memberi efek kepuasan dan ketenangan SESAAT. sekali lagi SESAAT. Yes,tatkala aku bermain dengan tenagaku yang tak seberapa besarnya,masalah itu makin menjadi. hatiku makin tak tenang. Bahkan,di saat rasa toleransi ku sudah habis,aku pun tak segan menuai rasa dendam kepada siapapun orang yang telah memojokkan ku. itu dulu. Sekarang? Aku tipe orang yang tertutup nan pendiam. jadi,di saat ada masalah yang datang bertubi-tubi tanpa ampun nya,aku lebih memilih tutup kuping,tak peduli,dan ikut campur. dan kalaupun keadaan itu mendesak ku untuk bersuara,aku berusaha menengahi masalah tersebut dengan baik dan teratur. Aku sadar,bahwa dengan mengandalkan otot saja tanpa akal yang sehat,masalah itu tidak akan selesai karena orang tersebut tidak suka dengan sikap kekanakkan ku ini, yang ada,mereka malah berakhir mengucilkan ku kan? 

Intinya,berhubung usiaku kian bertambah setiap tahun,aku harus lebih bisa mengontrol rasa emosiku. 
mau masalah itu sebesar apapun,aku harus berusaha mendinginkan suasana pikiran ku dengan tenang dan mencari jalan keluarnya bagaimanapun caranya supaya masalah itu lekas selesai hingga tak akan ada lagi sedikit rasa dendam yang perlahan-lahan mencuat karena sisa masalah yang belum terungkap. aku harus mengambil sisi positif dari setiap ucapan yang dikeluarkan dari orang-orang terdekatku. ucapan mereka terkadang menyakitkan hingga memancing rasa emosi yang mencuat di dada,tetapi berusahalah ambil sisi positif dari mereka dan jadikan dorongan bahwa pasti ini lah jalan terbaik menuju kesuksesan dan kemajuan.  Buat kalian yang membaca ini,mungkin coretanku kali ini terasa acak adul dan tak teratur kata demi katanya,tapi entah  kali ini aku hanya ingin memotivasi diriku saja maupun kalian. I hope it can be work for you and for me :).Keep positive ma bae!

Regards,

A people who try to be the best and positive


Kamis, 30 April 2015

Hadirnya dia kembali

 Malam ini,pandanganku masih terpaku di layar laptop. sesekali,pandangku mengedar ke seluruh ruangan. lagu "My Blood" yang dilantunkan oleh Ellie Goulding masih terngiang di telingaku sembari pikiranku masih berlari-lari mengingatkan peristiwa mengejutkan tetapi meneduhkan kemarin. laki-laki berlesung pipit itu datang kembali ke kehidupanku menawarkan hatinya lagi. dia bilang bahwa dia tidak dapat menemukan perempuan sebaik aku. membaca itu,hatiku menjadi berdebar tak karuan bercampur pikiranku yang mulai kusut. apakah mungkin aku menerimanya kembali?

 Dalam keadaan ruanganku yang meremang ini,aku masih saja tak hentinya memikirkan kejadian kemarin. dia datang kembali dan tanpa ragu  mulai membicarakan masa depannya bersamaku. terutama,keinginannya yang besar untuk menempuh pendidikan akpol. disini tanpa ia ketahui,aku hanya bisa tersenyum bahagia dengan kata-katanya yang indah yang membuat hatiku melumer. dia dengan percaya dirinya melibatkanku di masa depannya,untuk menjadi pasangan hidupnya. dia bilang,semoga aku memimpikannya dalam keadaan dia dengan gagahnya memakai seragam akpol. tentu saja,aku bisa membayangkannya di kala masa depannya terwujud. kata-katanya,candaan nya,serta harapannya yang tinggi membuatku perlahan-lahan merindukan sosoknya yang telah lama menghilang selama sebulan. jujur,jika kami masih diberi kesempatan untuk bersama lagi,aku akan siap. aku akan siap menemaninya dimasa depan nanti. aku akan siap membantu mewujudkan harapannya. selama ini,belum aku temui laki-laki yang sebaik dan sesetia dia. aku memang menyesal telah meremehkan kebaikannya serta kekecewaannya dulu tatkala aku terlalu sibuk dengan duniaku sendiri.

 Sampai saat ini,aku kembali mulai merindukan dia terus menerus. aku mulai tak peduli akan perbedaan di antara kami. aku sudah buta dengan kelebihannya, aku hanya terpaku akan kesetiaannya. sampai sekarang yang membuatku heran,dia masih menungguku selama ini. apa memang dia benar-benar jodohku? ah,belum tentu. perbedaan yang menjulang tinggi nan keras bagaikan tembok raksasa ini seakan-akan sulit untuk kami runtuhkan. perbedaan yang semua orang tidak menginginkannya.agama. tapi,semuanya aku serahkan kepada tuhan.tuhan mungkin tahu yang terbaik untukku.

Tuhan,jujur memang saat ini,hatiku kembali terpaku olehnya. aku tahu perbedaan yang terbentang di antara kami. bolehkah kami dipersatukan? layak kah kami bisa hidup bersama dan bahagia?


Rabu, 29 April 2015

Terimakasih,kamu telah mempermainkanku lagi

Aku tak habis pikir dengan pola pikirmu. siang tadi,ketika aku membuka ponselku tiba-tiba ada pesan masuk darimu yang berisi bahwa kamu ingin mengakhiri hubungan kita. kamu bilang,kamu ingin fokus ke kuliahmu dulu,kamu tak yakin bahwa kita bisa bertahan lama walaupun jarak memisahkan. membaca pesan itu,aku hanya tersenyum simpul. benar dugaanku,kamu lagi-lagi berbohong dan aku hanya bisa mengucapkan terimakasih untuk segalanya. aku sangat hafal dari dulu gelagatmu itu. tetapi,entah perasaan yang membuatku muak ini tiba-tiba muncul. aku lagi-lagi merasakan sakit hati yang amat sangat. 


Sesungguhnya,dari awal  aku tak yakin bisa benar-benar menerima dirimu lagi. tetapi,entah mengapa setelah aku mendapatkan kepastian dan kenyataan bahwa hubungan kami sudah berakhir,aku merasakan panas dan sesak dihatiku. api emosi telah membakar semuanya. aku muak dan lelah mendengar semua alasan kuno mu itu. aku lelah,memberimu kesempatan berkali-kali. percuma,jika kamu berkali-kali berjanji dengan kata demi kata bahwa kamu pasti bisa setia,bahwa kamu tidak akan menyakitiku lagi tetapi nyatanya? itu semua hanya iminganmu saja demi membuatku luluh karena rayuan sampahmu itu. dan kamu pun,akhirnya berhasil mendapatkan dan memenangkan hatiku lagi saat itu. aku dengan mudahnya menerimamu lagi. ini salahku juga. dan kamu,tidak kunjung juga berubah untuk jujur. aku yakin dan sudah menduga,kamu pasti sudah mendapatkan perempuan lain yang jauh lebih baik dibandingkan denganku bukan? maaf,aku bukan selamanya perempuan bodoh yang bisa kamu kelabui,rayui,dan permainkan sesukamu.aku hanya berpura-pura bodoh. aku tidak butuh kata-kata romantismu. cukup aku yang kamu bohongi, jangan sampai perempuan lain pun kamu perbuat sedemikian rupa.

Tahukah kamu? bahwa sesungguhnya,laki-laki memang tidak diciptakan untuk menyakiti perempuan dan perempuan pun diciptakan tidak untuk disakiti,dibohongi,bahkan dipermainkan seperti boneka.
karena pada dasarnya,kamu juga telah menyakiti hati ibumu. tak apa,semoga tuhan memberikanmu tamparan keras untuk membuatmu sadar bahwa apa yang telah kamu perbuat ini tanpa sadar buruk di mata tuhan dan juga di mata orang lain. terimakasih,lagi-lagi kamu telah mempermainkanku lagi. aku sudah cukup 'kenyang' mendengar rayuan busukmu berulang kali.

Senin, 27 April 2015

Aku belum siap, menganggapmu lebih

Bismillah,

Siang ini, tak ada kegiatan apapun yang kulakukan selain bermain gadget seharian dan tak lupa juga aku masih menunaikan ibadah lima waktu sembari menunggu pengumuman kelulusan. berkali-kali aku mengecek handphone ku....... tak ada pesan dari dia dari kemarin. entah,perasaan macam apa yang berkecamuk ini. kami baru saling mengenal belum sampai sebulan dan akhirnya setelah saling bertukar kontak pribadi,kami jadi sering berkomunikasi via chat. sosok nya baik,ramah,dan tak lupa kuselipkan 'manis'. komunikasi kami kian hari bertambah menyenangkan dengan bergabungnya kami di sebuah grup chat dunia maya. 

Terkadang,aku malah sering yang paling aktif daripada dia di grup itu. laki-laki pendiam ini memang sesekali saja ikut 'berkicau' di grup dan sisa nya dia hanya lebih sering menghabiskan waktunya ber 'chatting ria' denganku dibandingkan dengan grup dunia maya itu. kami banyak membicarakan hal-hal pribadi kami mulai dari hobi hingga diantara kami tak pernah canggung saling melempar candaan yang membuatku tersenyum geli sendiri. sosoknya yang humoris memang mampu mencairkan suasana.

Wajahnya yang manis dan lebih manis jika dua buah lesung pipitnya terlihat tatkala tersenyum. laki-laki keturunan jawa-tangerang ini perlahan-lahan mampu mengambil hatiku. aku sering sekali merindukannya sampai aku harus mati-matian 'scroll up' untuk membaca pesan-pesan lamanya. di pesan itu,sesekali dia iseng mengirimkan emot romantis nya yang lucu. tanpa kabar dan sapaan dari nya lewat pesan pun, ada yang sedikit berbeda hari ini. aku bingung harus berbuat apa. aku bahkan belum punya hak untuk meminta bahkan merengek supaya aku diperhatikan setiap detik,menit,bahkan jam. aku lebih mengutamakan harga diriku demi membuatnya selalu senang bahkan nyaman berada di dekatku.

Pagi tadi,seperti biasa aku menyapa teman-teman yang ada di grup chat ku sekaligus aku berusaha menunjukkan 'eksistensi'ku di grup itu supaya dia tahu keberadaanku. aku memang selalu aktif di grup itu karena aku ingin memancing kehadirannya. tapi,tak setiap hari pula dia muncul. mungkin dia punya kesibukan lain.aku berpikir seperti itu demi menenangkan diriku yang sedikit gelisah ini. 
aku masih belum tahu sosok aslinya seperti apa,bertemu langsung saja kami belum pernah karena alasan waktu. 

Lusa kemarin,dia sempat mengajakku untuk bertemu di suatu tempat. "Kamis ikut meet up ga?" sayangnya,lagi-lagi aku mengatakan bahwa aku tidak bisa karena disibukkan persiapan test untuk masuk ke universitas favorit. "Nanti deh,kalo gue keterima di ptn ya :"D". ah... aku harus menunggu waktu lama lagi untuk melihat wajahnya yang manis ini secara langsung . aku tidak berbohong,aku menyukainya. aku berharap. tidak,aku tidak terlalu berharap tetapi ego rasanya mengalahkan semuanya. aku masih ragu untuk menerima dia sebagai pengisi relung hatiku.aku belum siap untuk menganggap dia lebih dari teman dan sahabat. tapi tak bisa dipungkiri,rasa ini kian hari kian tumbuh. tapi tapi dan tapi,aku belum siap menganggap dia serius. aku tahu,tuhan pasti punya jalan  terbaik dari semua ini. jika dia memang ditakdirkan untuk menjadi calon imamku,kelak kami akan dipersatukan.

Minggu, 21 Desember 2014

Penantian & Kesetiaan

Assalamualaikum dan selamat pagi :)

Bismillah,

  Entah mengapa,di pagi buta ini saya sudah terbangun dan berkunjung ke blog ini,dunia saya yang penuh coretan sederhana.yang sudah lama tidak ditorehkan lagi sebuah kisah baru setelah sekian lama saya berkutat dengan kesibukan demi kesibukan layaknya seorang siswa untuk mengejar target yang bernama LULUS itu. dan kali ini pun,saya hendak menorehkan lagi sebuah kisah baru. kisah saya dengan sosok pria yang baru lagi,yang baru-baru ini mengisi relung hati saya yang sudah sekian lama kosong. kami memutuskan untuk menjalin kasih saat itu dalam waktu perkenalan hanya dalam beberapa hari. kami tak dapat saling menutupi rasa cinta yang kian hari kian timbul itu. dan akhirnya,kisah kami pun dimulai. dengan terpisahkan oleh jarak,kami selalu berusaha untuk saling berhubungan dan membangun komitmen demi komitmen secara mantap dan meyakinkan.dia lah yang paling detail merancang masa depan kami nanti.dan saya hanya berharap saat itu supaya tuhan merestui hubungan kami dan memberikan kami kesempatan untuk bersama selamanya dalam ikatan yang sah. semoga kami bisa membangun rumah tangga yang baik dan bahagia dan juga dikaruniai anak-anak yang lucu dan menggemaskan *ini merupakan salah satu permintaan kami yang paling kuat dan sering pula kami bahas di sela obrolan kami*.

 Hingga sampai pada kemarin hubungan cinta kami berlanjut. tiba-tiba siang itu aku mendapatkan kabar buruk. dia hendak ingin mengakhiri hubungan kami yang pada saat itu baru berjalan dalam waktu seminggu karena alasan yang cukup membuat saya bertambah sedih dan bingung. pertama,dia ingin fokus ujian dan tidak mungkin memegang alat canggih itu lagi (Handphone). kedua,di saat saya bertanya lagi dan meyakinkan dia kita pasti bisa menjalani semua ini,alasan dia adalah saat itu juga dia hendak melakukan operasi pasca kecelakaan yang sudah lama menimpa nya terjadi dan meminta saya untuk mencari penggantinya yang lebih baik dan mengucapkan "selamat tinggal :"(,doain aku ya". begitulah kalimat terakhir yang dia ucapkan kepada saya. spontan,saya shock,kaget,dan langsung berlari ke kamar mandi.menangis sejadi-jadinya."mengapa harus secepat ini tuhan? apakah ini sebuah cobaan?" saya bertanya sendiri dalam hati saat itu. saya heran,mengapa mendadak seperti ini? mengapa di saat saya sudah sangat menyayangi nya,dia hendak meninggalkan saya secepat ini? ah,saya belum siap.belum.saat itu juga,saya langsung mencoba menghubunginya lewat telepon dan terdengar nada sibuk berkali-kali. dan akhirnya,saya memutuskan untuk menghubunginya lewat sms.dan dari isi pesan itulah,saya mencoba meyakinkan dia berkali-kali dan mengingatkan lagi akan komitmen-komitmen yang sudah dia rancang untuk saya. komitmen itu bukan bagaikan balok,yang seenaknya dihancurkan setelah bersusah payah dibuat dan dibangun sedemikian rupa oleh pemiliknya. saya tidak mau komitmen itu dibuang secara percuma-cuma. dan saat itu juga,dia tak berkata apa-apa lagi kepada saya lewat pesan singkat itu. hingga,sepupu nya pun yang membalas pesan saya yang panjang sedemikian rupa bak cerpen itu. sepupunya memberitahu,bahwa dia sudah masuk ruang operasi saat itu juga.bertambah sesaklah hati saya seolah-olah terhimpit oleh sesuatu. lemas sekujur tubuh saya. menangis pun rasanya sudah lelah.tidak ada tenaga lagi. tanpa berpikir lagi,saya menceritakan semua yang ingin saya sampaikan kepada pria yang sangat saya cintai itu. yah... ada rasa tidak enak dan malu juga di kala itu. saya tanpa sadar telah melibatkan sepupunya itu dalam masalah kami. mau bagaimana lagi,rasa sesak semakin menekan saya juga saat itu. setelah kalimat demi kalimat saya utarakan,sepupunya pun akhirnya bersedia memberikan alasan yang sebenarnya,saran, dan motivasi-motivasi yang cukup membuat saya lega. sepupunya mengatakan "dia terakhir nggak ngomong apa-apa.cuman dia bilang,dia gamau bikin kamu sedih kalau seandainya dia sudah gaada". kumat lah lagi rasa sedih yang berkecamuk di hati saya. "tapi kenapa dia secepat itu dan mendadak mutusin gue?" balas saya saat itu dengan perasaan yang lagi-lagi membara dan berkecamuk. 

"kalau kamu memang masih sayang sama dia,dengerin dia dulu. dia akan jadiin kamu istrinya asal kamu mau nunggu dia sampai 6 bulan atau kurang dari itu,dia bakal nemuin kamu dan akan kasih kamu sesuatu. mau kan kamu melaksanakannya?"
Tanpa berpikir panjang,saya langsung menyanggupi nya dan meyakinkan kalau saya bisa menunggu selama itu karena rasa sayang saya yang begitu besar terhadapnya.hingga sampai malam setelah waktu maghrib,kami masih berkomunikasi soal permasalahan saya dengan pria itu. kalimat yang tiada henti saya utarakan kepada sepupunya itu. sepupu nya meminta pada saya saat itu juga bahwa saya harus mengerti dengan keadaan dia disana.dia sedang kritis dan belum sadarkan diri juga.lagi-lagi saya hanya menyanggupi saja.saya tidak peduli apa pun yang terjadi dengan dia.saya tidak mau berprasangka buruk terhadap pacar saya. saya sudah dewasa,tidak sepantasnya lah dalam sebuah hubungan,saya terus mengutamakan ego saya.saya harus mengerti kondisi dia disana.tapi,entah mengapa motivasi-motivasi dari saudaranya itu berubah menjadi seakan-akan dia meminta untuk menjauhi pacar saya. lagi-lagi saya sedih dan kecewa.sakit sekali rasanya saat itu juga. saya hanya menanggapinya secara tegas dan berusaha meyakinkan nya bahwa saya sanggup menunggu nya selama itu. saya jelaskan dan coba memberi pengertian kepada saudaranya itu disaat dia bertanya " emang kamu ga capek nunggu dia selama itu? kalau aku jadi kamu mah,aku udah lupain aja dia."
tidak! saya sama sekali tidak mau menyerah begitu saja. sekali lagi saya tegaskan bahwa bukan saat nya lagi saya mengutamakan ego saya dalam hubungan ini. lalu,dengan sabar saya jelaskan "ga selamanya sebuah hubungan itu berjalan lancar selama kita bisa berpikir positif dan bertindak dewasa pasti masalah itu bisa segera teratasi :)" dan saat itu,sepupunya tidak berkata apa-apa lagi. hingga sampai hari ini,belum ada kabar apapun mengenai keberadaan dan kondisi pacar saya . saya pun malah tidak ingin dianggap mengganggu karena lagi-lagi menanyai nya kabar secara terus menerus.saya harus memulai apa yang diminta sepupunya terakhir kemarin.menunggu.saat itu juga,saya hanya bisa berdoa dari jauh sini dan meminta kepada tuhan supaya dia diberi kesempatan lagi untuk tetap bersama dengan saya dan orang-orang terdekatnya.untuk siapapun yang membaca kisah saya ini,terimakasih jika kalian bersedia untuk membantu saya dengan hanya mengirimkan doa  saja sudah cukup . terimakasih pula atas kebaikan kalian. dan untuk yang saat ini sedang senasib juga dengan saya,tetaplah bersemangat dan teruslah panjatkan doa untuk orang-orang yang kalian sayangi.insya allah,Allah pasti mengabulkan doa kita semua. 

Dan teruntuk kamu disana,beristirahatlah dengan tenang dan tunggulah aku dengan sabar ya :). yakinlah,bahwa tuhan pasti kasih kamu kesempatan untuk terus bersama dan masih bisa melihat orang-orang yang kamu sayang dan cintai.termasuk aku pastinya.disaat kamu sadar itu lah,aku minta tolong.jaga komitmen yang sudah kita buat dan jaga hatimu untuk aku jika kamu benar-benar memintaku untuk menunggumu. aku pasti sanggup,yakin,dan setia nunggu kamu disini,bey. maafin aku ya kalau selama seminggu ini aku sudah nyakitin kamu berkali-kali.kamu sabar banget ngehadapin aku yang kadang masih kekanakan.maafin aku ya sekali lagi bey :"). rasa sayang aku dari dulu pasti gabakal berubah bey.I love you so much,my future husband.

                                                                      Dari seseorang yang akan setia menunggumu disini 
                                                                                     -Tiara-

Selasa, 02 September 2014

Perasaan tak tentu

Beberapa hari ini,aku sangat sibuk berkutat dengan tugas-tugasku sebagai pelajar smk.tugas-tugas akhir yang makin menumpuk dan menimpa pikiran ku sedikit demi sedikit layaknya segerombolan batu yang jatuh satu ,akhirnya menyusul yang lainnya lagi.saling bertumpukan. kami semua saling berlomba-lomba untuk mencapai target yang bernama "LULUS" itu. uhm....mari kita alihkan sejenak dahulu tugas-tugas ini.

Kalian sudah tahu? sosok baru yang aku ceritakan sebelumnya? ya,pasti kalian bisa menebaknya kawan :).kami memang sudah bisa bersama,melewati cerita demi cerita dalam perpaduan rasa,lika liku.sedih,senang,bahagia,lucu,gila.semua berpadu bagaikan corak di kain polos.sudah terlalu banyak masa-masa yang kami lewati.tapi... ini (mungkin) hanyalah sebuah kenangan saja.hubungan kami tidak selalu lurus.dan akhirnya,kami berpisah sejak lama.sejak masalah demi masalah itu perlahan-lahan menghancurkan semuanya. kepercayaan kami satu sama lain mulai pudar, hingga komitmen yang kami mantapkan ini pun juga turut perlahan-lahan pudar dan akhirnya hilang bahkan di buang begitu saja. tergoncang rasanya hati ini.gentar.bagaimana tidak? hati mana yang tidak tergoncang hingga terasa begitu sakit sekali jika komitmen yang sudah dimantapkan oleh satu sama lain akhirnya dibuang dan dilupakan begitu saja? aku pun merasa demikian. aku pikir,selama ini aku salah.aku salah menilainya kah? kurasa tidak.terbukti,aku sering tak acuh kepadanya hingga tanpa sadar aku menyakitinya.dia akhirnya lebih memilih pergi karena sudah terlalu banyak beban yang dirasakannya. hingga akhirnya...aku menyesal. aku baru merasakannya di akhir hubungan ini. aku baru merasakan kehilangan.aku baru merasakannya. sampai detik ini pun,aku masih belum bisa melupakan sosok baru itu.yang sudah  menorehkan banyak kisah-kisah berwarna entah itu baik ataupun buruk.perasaan ini belum terselesaikan.mungkin diantara kami entah itu aku atau pun orang itu masih menyimpan rasa yang bergemuruh di dada. kami merindukan moment-moment yang berlalu itu. terutama aku. aku masih sangat merindukannya. apa yang bisa kulakukan? menangis? yes,almost often. mungkin lewat air mata ini,perasaan ini bisa seimbang kembali.tidak terlalu membuncah.aku bisa dengan tenang mencerna semua nya,cerita demi cerita.tanpa harus melakukan hal gila di luar pikiran.lucu.
tapi...jujur sejujurnya,dari hati yang paling dalam.aku masih sedikit mengharapkannya untuk kembali.aku yakin dia akan datang kembali.aku masih sangat menyayanginya.aku harap ini semua tidak sekedar mimpi ataupun khayalan saja.aku ingin mengulang semuanya dimana kami masih tertawa bersama.saling berbagi cerita mau itu hal sekecil apapun.semoga hati kami bisa bertautan kembali.semoga tuhan persatukan kami lagi.amin.
aku merindukanmu,laki-laki berlesung pipit :).

Rabu, 23 Juli 2014

Teruntuk masa lalu

Terimakasih telah mengajarkanku untuk menjadi sosok yang kuat

Terimakasih telah mengajarkanku saat nya untuk mengerti keadaan

Terimakasih telah mengukir akan cerita yang indah dan penuh makna

Terimakasih telah menunjukkan ku arti sebuah kejujuran akan kekurangan

Terimakasih telah mengajarkanku untuk menerima segala nya dengan apa adanya

Terimakasih , aku sekarang sudah bisa memulai lagi dari awal

Terimakasih telah menjadikanku bukan untuk menjadi sosok yang pemurung dan sedih

Dan...

Terimakasih pernah singgah di hati ini.

Pahit atau pun manisnya cerita ini aku bisa menerimanya.rasa yang pernah ada ini? iya,aku tahu.pasti diantara kita ada yang masih menyimpan perasaan ini.perasaan yang belum terselesaikan. tapi,ayolah. masa depan disana telah menunggu.aku yakin,masih banyak mereka disana yang telah menunggu.untuk saat ini,tolong kuburlah dalam-dalam akan perasaan yang masih sedikit bergemuruh di dada.maafkan akan semua ini .aku yakin,kau adalah sosok terbaik yang pernah kutemui.semoga.
aku tak akan pernah melupakan semua kebaikan dan kemurahan hati mu yang pernah kau berikan untukku.tenanglah,aku sudah memaafkan semuanya :).aku sudah benar-benar merasa damai sekarang.